Detik-pena.my.id || JOMBANG — Keluhan tajam mengemuka dari masyarakat pengguna Jalan Raya Mojowangi, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. Pasca pelaksanaan pekerjaan pengaspalan jalan yang baru saja berlangsung, permukaan jalan justru menyisakan tumpukan kerikil halus dan pasir yang melimpah di sisi bahu maupun sebagian badan jalan. Kondisi ini dinilai sangat membahayakan pengendara sepeda motor sekaligus menimbulkan polusi debu yang mengganggu lingkungan pemukiman sekitar.
Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, Jumat (26/9/2026), sisa material berupa kerikil kecil dan pasir tersebar tidak rapi sepanjang jalur yang dikerjakan. Ketidakbersihan sisa material tersebut membuat permukaan jalan menjadi licin dan tidak rata. Bagi pengendara sepeda motor, kerikil yang bergeser saat dilewati roda kendaraan sangat berisiko menyebabkan tergelincir dan jatuh.
"Sudah ada beberapa tetangga yang hampir jatuh karena kerikilnya licin sekali. Apalagi kalau hujan sedikit basah, makin licin. Ini jalan utama, lewatnya banyak kendaraan," ungkap salah seorang warga yang meminta namanya tidak dipublikasikan kepada awak media.
Selain membahayakan keselamatan berkendara, tumpukan pasir dan kerikil yang kering memicu debu tebal setiap kali dilewati kendaraan. Debu beterbangan masuk ke rumah warga, mencemari lingkungan, dan dikhawatirkan mengganggu kesehatan pernapasan, terutama bagi anak-anak dan lansia yang tinggal di sepanjang jalan tersebut.
Warga mempertanyakan kualitas serta standar penyelesaian pekerjaan yang dikerjakan di bawah pengawasan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Jombang. Menurut mereka, pekerjaan pengaspalan seharusnya diakhiri dengan pembersihan menyeluruh sisa material agar tidak membahayakan pengguna jalan.
"Kami tidak menuntut hal yang mustahil, cukup bersihkan sisa kerikil dan pasirnya. Jalan ini dipakai semua orang, keselamatan harus diutamakan, bukan sekadar selesai dikerjakan lalu ditinggal begitu saja," tegas warga lainnya
Hingga berita ini diturunkan, belum ada langkah pembersihan menyeluruh yang dilakukan pihak pelaksana maupun dinas terkait. Awak media telah berupaya menghubungi pihak Dinas PU Kabupaten Jombang guna meminta tanggapan dan klarifikasi terkait keluhan masyarakat ini, namun hingga saat ini belum mendapatkan tanggapan resmi.
Masyarakat berharap Dinas PU Jombang segera turun ke lokasi, mengevaluasi kualitas pekerjaan, serta memerintahkan pembersihan sisa material secara menyeluruh demi keselamatan semua pihak yang melintas. Awak media akan terus memantau perkembangan dan menantang respons resmi dari dinas terkait.
Pewarta : Jofkfan's
