Halal Bi Halal Ormas Garuda "Memperteguh Silaturahmi Sebagai Wujud Implementasi Kekuatan Organisasi"

detik-pena.my.id || SURABAYA,- Dalam suasana hangat bulan Syawal 1447 Hijriah, Organisasi GARUDA menggelar Halal Bi Halal yang sarat makna di Surabaya, Minggu malam (19/04). Bertempat di Jalan Kusuma Bangsa No. 31, kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang temu pasca-Ramadan, melainkan momentum strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengokohkan fondasi internal organisasi.

Sejak pukul 19.00 WIB, para pengurus dari berbagai tingkatan—mulai dari pusat hingga daerah—hadir dalam satu ruang kebersamaan. Kehadiran mereka mencerminkan tekad kolektif untuk menjaga soliditas dan memperkuat arah gerak organisasi di tengah dinamika tantangan ke depan.


Ketua Umum Organisasi GARUDA, Haji Rosuli, SH, MH, dalam sambutannya menegaskan bahwa silaturahmi bukanlah sekadar tradisi tahunan yang bersifat seremonial. Lebih dari itu, silaturahmi merupakan energi utama yang menyatukan kembali semangat, memperkuat ikatan, dan meneguhkan komitmen bersama.

“Melalui kebersamaan ini, kita tidak hanya saling memaafkan, tetapi juga membangun kembali kekuatan organisasi dengan semangat baru yang lebih kokoh,” ujarnya penuh keyakinan.

Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting organisasi, seperti Ketua Srikandi Hj. Nur Hasanah, Penasehat H. Suli, serta Pembina Bung Tofek. Kehadiran mereka memperlihatkan harmonisasi kepemimpinan lintas sektor yang menjadi kekuatan utama dalam menjaga kesinambungan organisasi.


Sinergi antara pembina, penasehat, dan unsur kepemimpinan lainnya diharapkan mampu menumbuhkan semangat militansi kader hingga ke tingkat akar rumput. Dengan satu komando yang solid, GARUDA terus bergerak sebagai organisasi yang menjunjung tinggi nilai kekeluargaan tanpa mengabaikan profesionalisme dalam setiap langkahnya.

Melalui Halal Bi Halal ini, GARUDA kembali menegaskan jati dirinya—sebagai wadah persatuan yang tidak hanya kuat secara struktur, tetapi juga hangat dalam kebersamaan.

(Tim/Red) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama